Sekda Hefi: Transformasi Kearsipan Digital Jadi Kunci Pemerintahan Berdayaguna Wujudkan Ekosistem Kearsipan Digital Terintegrasi

Toboali, Radarnyamuk.com — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar apel dan upacara peringatan Hari Kearsipan ke-54 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., M.M., selaku inspektur upacara dan diikuti para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat struktural, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.

Peringatan Hari Kearsipan tahun ini mengusung tema “Prakarsa Mahardika: Ekosistem Kearsipan Digital untuk Pemerintahan Berdayaguna, Kemajuan Ilmu Pengetahuan, dan Budaya Bangsa.”

Tema tersebut menjadi penegasan pentingnya transformasi tata kelola arsip di era digital guna mendukung pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Bangka Selatan Hefi Nuranda membacakan amanat Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dalam amanat itu ditegaskan bahwa Hari Kearsipan ke-54 bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi terhadap perjalanan reformasi dan transformasi kearsipan nasional.

Menurut amanat Kepala ANRI, tema yang diangkat tahun ini mengandung makna adanya prakarsa dan upaya bersama seluruh insan kearsipan untuk menciptakan terobosan dalam pengelolaan arsip serta membangun ekosistem kearsipan digital yang terintegrasi dari pusat hingga daerah.

“Tema ini mengandung makna inisiatif atau sebuah upaya mulia para civitas kearsipan untuk menciptakan terobosan dalam pengelolaan arsip dan membangun ekosistem kearsipan digital yang mampu mendorong pemerintahan berdayaguna,” ujar Sekda Hefi saat

membacakan amanat tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa budaya tertib arsip hanya dapat terwujud apabila seluruh entitas kearsipan memiliki komitmen yang sama dalam pengelolaan arsip sesuai kebijakan dan kebutuhan organisasi.

Arsip dinilai memiliki peran strategis tidak hanya sebagai dokumen administrasi, tetapi juga sebagai sumber informasi, alat pertanggungjawaban, serta memori kolektif bangsa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *