Toboali, Radarnyamuk.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bangka Selatan di Ruang Rapat Gunung Namak Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah memperkuat sinergitas dan koordinasi antaranggota TPID dalam menghadapi Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sekaligus menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

Rapat koordinasi itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, instansi vertikal, hingga perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Hadir di antaranya Wakil Bupati Bangka Selatan, Kapolres Bangka Selatan, Kajari Bangka Selatan, Dandim 0432 Bangka Selatan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Selain itu, rapat juga diikuti perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan pengendalian inflasi daerah, seperti Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, hingga Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Selatan.
Mewakili Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP, kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Hefi Nuranda, S.T., M.M. Dalam sambutannya, Sekda Hefi menyampaikan bahwa perkembangan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bangka Selatan pada awal tahun 2026 sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan.
“Pada awal tahun, perkembangan harga di Kabupaten Bangka Selatan mengalami penurunan harga bahan pokok yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan harga sudah cukup tinggi pada akhir tahun 2025 akibat perayaan Natal dan Tahun Baru serta kondisi cuaca yang kurang baik,” ujarnya.





