Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pangan disediakan dengan harga di bawah harga pasar. Di antaranya beras Bulog SPHP sebanyak 350 karung dengan harga Rp59.000 per kemasan 5 kilogram. Selain itu, tersedia minyak goreng Fortune sebanyak 72 liter dengan harga Rp18.500 per liter, serta gula pasir sebanyak 60 kilogram dengan harga Rp17.500 per kilogram dan Rp35.000 per dua kilogram.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyediakan beras premium sebanyak 10 karung ukuran 5 kilogram dengan harga Rp75.000 per karung, serta beras putih medium Rias Makmur ukuran 5 kilogram seharga Rp50.000 per karung dengan total ketersediaan mencapai 2 ton atau 400 karung.

Sebagai bentuk dukungan terhadap produk pangan lokal, komoditas hasil pertanian masyarakat setempat turut dipasarkan, antara lain bawang merah seharga Rp40.000 per kilogram (30 kg), bawang putih Rp30.000 per kilogram (20 kg), cabai besar Rp80.000 per kilogram (20 kg), serta asam Rp30.000 per kilogram (20 kg).
Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program ini sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang akhir tahun.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menekan gejolak harga di pasaran dan benar-benar membantu masyarakat, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga,” pungkas Wabup Debby.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga stabilitas harga, serta memastikan ketersediaan pangan yang aman, cukup, dan terjangkau dalam menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru.





