“Stunting adalah persoalan yang berpengaruh besar terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, percepatan penurunan stunting harus menjadi tanggung jawab bersama agar Bangka Selatan mampu melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Maju,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup Debby menyampaikan bahwa TPPS memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan dan menyinergikan berbagai program lintas sektor, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke desa. Menurutnya, TPPS bukan hanya forum koordinasi administratif, tetapi juga penggerak utama yang memastikan semua program berjalan searah dengan tujuan nasional.
“TPPS adalah wadah koordinasi lintas sektor yang harus mampu menyatukan langkah semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga masyarakat, agar penanganan stunting dapat dilakukan secara utuh dan terintegrasi,” tambahnya.
Dalam paparannya, Wabup Debby menjelaskan bahwa penanganan stunting di Bangka Selatan dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yaitu intervensi gizi spesifik, intervensi gizi sensitif lintas sektor, serta pendekatan berbasis keluarga berisiko stunting.
Selain memperkuat koordinasi, Pemkab Bangka Selatan juga terus berinovasi dalam melaksanakan berbagai program penurunan stunting. Beberapa di antaranya adalah Yuk Krio (Yuk Konsultasikan di RS Mengenai Informasi Kesehatan Secara Online), AIDA (Ambulan Ibu dan Anak), Bestie Stunting (Bersama Kita Bisa Entaskan Stunting), Moge (Motor Gesit Promosi Kesehatan), Nyuling (Penyuluhan Keliling), Gardu Kemunting (Gerakan Terpadu Kendalikan dan Turunkan Stunting), Ayu Ting Ting (Ayo Kita Cegah Stunting), serta Pelampung (Pelayanan KB Gratis Keliling Kampung).
Melalui kegiatan Monev ini, pemerintah daerah ingin mengukur sejauh mana progres pelaksanaan aksi konvergensi selama setahun terakhir serta memperkuat sinergi antarinstansi.
“Kegiatan Monev ini bertujuan untuk mengetahui progres percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bangka Selatan, sehingga kita bisa melakukan evaluasi dan perbaikan strategi ke depan,” pungkas Wabup Debby.
Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan optimistis mampu menurunkan angka stunting secara signifikan guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.





