“Alhamdulillah, sejak acara Kemilau Pesona digelar, kamar-kamar di homestay kami penuh semua. Banyak tamu dari luar daerah yang datang untuk menikmati acara dan memilih menginap di sini. Kegiatan ini benar-benar membantu kami para pelaku usaha kecil,” ujar Agung dengan senyum puas.
Menurut Mukti Agusman, sebelum acara digelar, tingkat hunian stabil homestay di Toboali kunjungan wisatawan lokal. Namun dengan adanya kegiatan besar seperti Kemilau Pesona, geliat ekonomi kembali terasa. Selain penginapan, usaha kuliner dan toko oleh-oleh di sekitar lokasi acara juga ikut merasakan peningkatan pendapatan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) menyebutkan bahwa kegiatan Kemilau Pesona memang dirancang untuk menjadi wadah promosi wisata sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan menghadirkan berbagai atraksi budaya, pameran UMKM, serta pertunjukan seni, kegiatan ini mampu menarik ribuan pengunjung setiap harinya.
Agung berharap, kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan agar pelaku usaha kecil tetap mendapatkan peluang berkembang.
“Kalau bisa, acara seperti ini jangan cuma sekali setahun. Karena dampaknya luar biasa bagi kami yang bergantung pada sektor pariwisata,” ujarnya.Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, Event Kemilau Pesona Bangka Selatan 2025 terbukti menjadi motor penggerak ekonomi lokal serta memperkuat citra Toboali sebagai destinasi wisata yang menarik dan ramah bagi pengunjung.





