Bangka Selatan Salurkan Bantuan Hortikultura, Petani Lokal Kian Diberdayakan

Muhson juga menyinggung soal kasus keracunan makanan yang kerap muncul dalam pelaksanaan program makanan bergizi di sejumlah daerah. Menurutnya, hal ini harus menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah untuk lebih cermat memastikan keamanan dan kelayakan bahan pangan sebelum diberikan kepada anak-anak penerima program MBG.

“Banyak hal yang bisa kita manfaatkan dari petani lokal. Karena itu, dukungan pemerintah daerah melalui program ini bukan hanya soal menekan inflasi dan menyediakan bahan pangan, tetapi juga tentang memastikan kesejahteraan petani. Kita juga belajar dari banyaknya berita keracunan makanan yang muncul dari program makanan bergizi. Maka, di sinilah peran pemerintah untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan benar-benar layak dan sehat demi menjaga kesehatan anak-anak penerima MBG sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya memaksimalkan potensi lokal. Kabupaten Bangka Selatan memiliki berbagai komoditas hortikultura yang dapat diolah dan dimanfaatkan untuk kebutuhan program MBG. Dengan adanya sinergi antara petani, pemerintah, dan penyedia program, maka diharapkan kebutuhan pangan anak-anak penerima MBG dapat terpenuhi dengan kualitas yang baik, sehat, dan aman.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan. Dengan melibatkan petani lokal dalam penyediaan bahan baku, perputaran ekonomi masyarakat dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Secara keseluruhan, penyerahan bantuan sarana produksi hortikultura ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis. Tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan pangan bagi anak-anak, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi petani lokal, menjaga stabilitas inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Dengan langkah nyata ini, pemerintah berharap program MBG tidak hanya menyehatkan generasi muda, tetapi juga menjadi pendorong kesejahteraan petani, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan sistem pangan yang lebih mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Bangka Selatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *