Doa Bersama untuk Kedamaian dan Persatuan Bangsa Digelar di Alun-Alun Toboali,Bangka Selatan Dengan Khidmat

“Doa adalah cara kita untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, memohon perlindungan-Nya, serta agar segala upaya menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan kesejahteraan bagi rakyat dapat terwujud,” ujar Bupati Riza. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang berusaha mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Bangka Selatan.

Bupati menegaskan bahwa kedamaian hanya dapat diwujudkan dengan semangat persatuan, gotong royong, dan sikap saling menjaga antarwarga. “Kita tidak boleh membiarkan perbedaan mengganggu keharmonisan hidup bersama. Mari bersama-sama menjaga keselamatan, ketentraman, dan kedamaian negeri Junjung Besaoh yang kita cintai,” imbuhnya.

Kegiatan doa bersama ini turut melibatkan berbagai organisasi, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta organisasi kepemudaan seperti KNPI dan Karang Taruna. Kehadiran berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda menjadi simbol persatuan dan komitmen bersama menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Bangka Selatan.

Acara berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Suasana kebersamaan terasa hangat dengan kehadiran unsur pemerintah daerah, pejabat TNI dan Polri, pimpinan instansi vertikal, serta para pimpinan organisasi sosial dan keagamaan.

Sebagai penutup, Bupati Riza Herdavid mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Ia berharap doa bersama tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan di Bangka Selatan. “Semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *