Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bangka Selatan, Evi Sastra, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini juga berfokus pada wawasan kebangsaan dan bahaya bullying. Menurutnya, saat ini generasi muda tengah menghadapi tantangan besar berupa degradasi moral akibat ketergantungan pada gadget dan pengaruh negatif dari media sosial.
“Kita melihat bagaimana etika dan sopan santun di kalangan anak-anak perlahan mulai terkikis. Oleh karena itu, nilai-nilai luhur Pancasila, semangat nasionalisme, serta budi pekerti yang baik harus terus ditanamkan,” ujar Evi.
Ia juga menegaskan bahwa sosialisasi semacam ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan juga tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, dan seluruh lapisan masyarakat.
Evi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain di wilayah Bangka Selatan, sebagai bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang cerdas, beretika, dan bebas dari narkoba.
“Mari kita jaga lingkungan kita. Jika ada indikasi peredaran narkoba, segera laporkan ke pihak yang berwajib. Kita harus peduli dan berani bertindak,” tutup Evi Sastra.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelajar di Bangka Selatan dapat menjadi generasi yang tangguh, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu menjaga diri dari berbagai ancaman sosial yang merusak masa depan mereka.





